Cara Membuat Phising Lewat HP Android

Phising adalah salah satu teknik hacker yang digunakan untuk mencuri data pribadi pengguna internet. Teknik phising biasanya digunakan untuk mencuri identitas pengguna, password, kartu kredit, dan lain-lain. Teknik phising memanfaatkan keserakahan manusia untuk mengakses sebuah situs palsu yang terlihat seperti situs asli, dan bisa menyerap data-data pengguna yang dipercayai.

Hari ini, phising bukan hanya digunakan di komputer tetapi juga bisa dilakukan lewat smartphone Android. Dengan bantuan beberapa aplikasi phising, kamu bisa membuat sebuah situs palsu yang terlihat seperti situs asli. Artikel ini akan membahas cara membuat phising lewat HP Android.

Mempersiapkan Aplikasi dan Konten Phising

Untuk membuat phising lewat smartphone Android, kamu perlu menyiapkan beberapa aplikasi sebelumnya. Aplikasi yang harus disiapkan antara lain:

  • Aplikasi Phising Generator, seperti AndroRat, Droid Sheild, ataupun KitPloit.
  • Aplikasi pengatur waktu, seperti Cronometer ataupun Timeriffic.
  • Aplikasi untuk membuat konten phising, seperti Adobe InDesign ataupun Canva.

Selain menyiapkan aplikasi, kamu juga perlu mempersiapkan konten phising. Konten phising bisa berupa sebuah halaman website palsu ataupun sebuah aplikasi Android palsu. Kamu bisa membuat konten phising dengan menggunakan aplikasi yang telah disebutkan di atas.

Mengirimkan Konten Phising

Setelah kamu selesai membuat konten phising, kamu bisa mulai mengirimkannya kepada target. Caranya adalah dengan menggunakan aplikasi phising generator. Aplikasi ini bisa membuat sebuah halaman website palsu yang terlihat seperti situs asli. Kamu bisa mengirimkannya kepada target melalui email ataupun media sosial.

Pada saat mengirimkan, pastikan untuk menyertakan link yang mengarah ke halaman website palsu. Link tersebut akan membantu pengguna untuk mengakses halaman website palsu yang telah kamu buat. Jika target sudah mengakses halaman website palsu, maka kamu bisa memulai proses phising.

Mendapatkan Data Target

Setelah target sudah mengakses halaman website palsu, kamu bisa memulai proses phising. Langkah pertama yang perlu kamu lakukan adalah mengatur waktu untuk mendapatkan data target. Kamu bisa menggunakan aplikasi pengatur waktu, seperti Cronometer ataupun Timeriffic, untuk mengatur waktu dimana data target akan dikirimkan.

Kemudian, kamu bisa membuat sebuah formulir phising. Formulir tersebut berisi beberapa pertanyaan yang bisa menarik data target, seperti nama, alamat email, nomor telepon, ataupun password. Setelah target mengisi formulir tersebut, kamu bisa mendapatkan data-data yang diberikan oleh target.

Menyimpan Data Target

Setelah mendapatkan data dari target, kamu bisa menyimpan datanya di dalam sebuah file. File tersebut bisa berupa file Excel, Word, ataupun file lain yang bisa digunakan untuk menyimpan data. Selain itu, kamu juga bisa menyimpan data target di dalam database. Dengan demikian, kamu bisa menggunakan data-data tersebut untuk tujuan tertentu.

Menyembunyikan Aplikasi Phising

Setelah berhasil mendapatkan dan menyimpan data target, kamu bisa mulai menyembunyikan aplikasi phising. Caranya adalah dengan menggunakan aplikasi pengunci layar, seperti AppLock ataupun Screen Lock. Dengan menggunakan aplikasi ini, kamu bisa menyembunyikan aplikasi phising agar tidak terlihat oleh target.

Selain menggunakan aplikasi pengunci layar, kamu juga bisa menyembunyikan aplikasi phising dengan cara mengganti nama dan ikon aplikasi tersebut. Dengan begitu, target tidak akan mengetahui bahwa aplikasi tersebut merupakan aplikasi phising.

Menghapus Jejak Phising

Setelah selesai melakukan phising, kamu harus segera menghapus jejak phising. Caranya adalah dengan menghapus semua file yang telah kamu buat saat proses phising. Pastikan untuk menghapus semua file tersebut agar tidak terdeteksi oleh target.

Selain itu, kamu juga harus menghapus semua aplikasi yang digunakan untuk proses phising. Pastikan untuk menghapus semua aplikasi tersebut agar tidak terdeteksi oleh target.

Kesimpulan

Phising adalah salah satu teknik hacker yang digunakan untuk mencuri data pribadi pengguna internet. Teknik phising bisa dilakukan di komputer maupun smartphone android. Dengan bantuan beberapa aplikasi phising, kamu bisa membuat sebuah situs palsu yang terlihat seperti situs asli. Setelah berhasil membuat situs palsu, kamu bisa mengirimkannya kepada target dan mendapatkan data-data yang dimasukkan oleh target. Setelah proses phising selesai, kamu harus segera menghapus jejak phising agar tidak terdeteksi oleh target.