Pembuatan Patung Garuda Wisnu Kencana

Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) merupakan salah satu patung terkenal di dunia. Terletak di pulau Bali, patung ini berdiri di ketinggian sekitar 120 meter di atas permukaan laut. Patung besar ini memiliki tinggi sekitar sepertiga kilometer dan merupakan simbol dari kebesaran Tuhan. Pembuatan patung ini dimulai pada tahun 1997 dan rampung pada tahun 2018. Patung ini memiliki berbagai simbol budaya dan menjadi salah satu tempat wisata di Bali yang populer. Berikut adalah proses pembuatan patung Garuda Wisnu Kencana.

Proses Pembuatan

Pembuatan patung Garuda Wisnu Kencana dimulai dengan menentukan lokasi untuk patung. Lokasi yang dipilih adalah di bukit di sebelah timur Pecatu, di sebelah barat Kuta, Bali. Setelah itu, tim ahli mengukur dimensi patung, melakukan desain, dan membuat sketsa awal. Setelah itu, tim ahli menggunakan software komputer untuk membuat gambar 3 dimensi dan memvisualisasikan patung.

Selanjutnya, tim ahli menggunakan berbagai material untuk membangun patung. Material utama yang digunakan adalah beton, baja, dan batu. Beton digunakan untuk menciptakan struktur rahang patung. Baja digunakan untuk menstabilkan struktur dan batu dicampur untuk memberikan tekstur dan penampilan yang lebih baik. Proses ini dibantu oleh mesin berteknologi tinggi dan memerlukan waktu sekitar 20 tahun untuk menyelesaikan proses pembuatan.

Pembuatan Ujung Patung

Setelah struktur dasar patung selesai dibuat, tim ahli kemudian membangun ujung patung. Proses ini memerlukan waktu lebih lama karena ujung patung harus disesuaikan dengan desain yang telah ditentukan. Proses ini dimulai dengan pembuatan tengkorak dan kemudian dilanjutkan dengan pembuatan mata, telinga, hidung, dan juga bibir. Setelah itu, tim ahli mulai membentuk badan patung dengan menggunakan bahan yang disebut “fiberglass”. Fiberglass memiliki ketahanan terhadap perubahan cuaca dan ramah lingkungan.

Setelah itu, tim ahli mulai menerapkan warna pada patung. Warna yang dipilih adalah merah, kuning, dan hijau. Proses ini dibantu oleh mesin dan menghabiskan waktu sekitar 3 bulan untuk menyelesaikannya. Selanjutnya, tim ahli menambahkan berbagai detail seperti taring, cakar, dan sayap. Setelah ini, tim ahli mulai menambahkan berbagai simbol budaya seperti kaligrafi, wayang, dan lain-lain untuk memberikan penampilan yang lebih indah.

Pemasangan Patung

Setelah patung selesai dibuat, tim ahli mulai mengangkat patung ke atas bukit dan memasangnya. Proses ini memerlukan waktu sekitar 6 bulan untuk menyelesaikannya. Proses ini dibantu oleh berbagai alat berat seperti crane dan kapal tongkang. Setelah itu, tim ahli mulai menambahkan berbagai simbol budaya untuk memberikan warna dan tekstur pada patung. Proses ini dibantu oleh mesin dan memerlukan waktu sekitar 1 tahun untuk menyelesaikannya.

Selanjutnya, tim ahli mulai menerapkan finishing touches pada patung. Proses ini mencakup pemasangan batu dan berbagai simbol budaya. Proses ini juga memerlukan waktu sekitar 1 tahun untuk menyelesaikannya. Setelah itu, patung telah siap untuk dibuka dan dikunjungi.

Kesimpulan

Pembuatan patung Garuda Wisnu Kencana merupakan proses yang memerlukan waktu yang lama dan banyak usaha. Mulai dari menentukan lokasi, desain, dan membangun struktur hingga menambahkan berbagai detail dan simbol budaya. Proses ini memerlukan waktu sekitar 20 tahun untuk menyelesaikan pembuatannya dan membuat patung ini menjadi salah satu patung terkenal di Bali.